Minggu, 16 Juli 2017

Kebebasan Kristen


Pengkhotbah 11 : 9, Bersukarialah, hai pemuda, dalam kemudaanmu, biarlah hatimu bersuka pada masa mudamu, dan turutilah keinginan hatimu dan pandangan matamu, tetapi ketahuilah bahwa karena segala hal ini Allah akan membawa engkau ke pengadilan.

1 Korintus 7 : 35 Semuanya ini ku katakan untuk kepentingan kamu sendiri, bukan untuk menghalang-halangi kamu dalam kekeb3basan kamu, sebaliknya supaya kamu melakukan apa yang benar dan baik, dan melayani Tuhan tanpa gangguan.

Kebebasan di luar Kristus adalah kebebasan tanpa batas karena aturannya hanya satu yaitu : penuhi semua keinginanmu dengan cara apapun.
Kebebasan di dalam Kristus adalah kebebasan berdasarkan Firman Allah, oleh karena itu Hidup dalam kebebasan berarti menunjukan kebebasan kita sebagai orang yang telah di bebaskan oleh Yesus Kristus dari belenggu dosa.
Apa kata Alkitab mengenai kebebasan hidup orang muda di dalam Kristus.
Kebebasan Daud
1.      Kebebasan Daud. 1 Samuel 17 : 32, 34 – 36.
Daud adalah orang muda yang hidupnya tidak dihalangi oleh dosa karena imannya kepada Allah.
a.       Rajin. Daud rajin menggembalakan ternak orang tuanya.
b.      Berani. Daud berani melawan singa dan beruang untuk melepaskan ternaknya.
c.       Setia. Daud setia bekerja dan tidak bersungut – sungut.
d.      Suci. Penyerahan diri Daud yang mutlak membuat hidupnya sesuai Firman Allah.
e.       Rendah hati. Daud tidak menjadi sombong karena mengalahkan Goliat.
f.       Sabar. Daud tidak terburu – buru mengalahkan Goliat.
2.      Batas Kebebasan Daud. 1 Samuel 17 : 37.
Daud mengandalkan Allah. Tetap dalam kontrol Allah..
a.       Andalkan Allah dalam hal mencari pacar / jodoh. Agar Allah menunjukan orang yang tepat sebagai pasangan kita.
b.      Andalkan Allah dalam mencari pekerjaan. Agar Allah menunjukan pekerjaan yang, yang tidak mengganggu hubungan kita dengan Tuhan dan sesame.
c.       Andalkan Allah dalam hal sekolah. Agar Ia memberikan kepintaran dan pada akhirnya kita dapat menggunakan kepintaran itu untuk memuliakan nama-Nya.
d.      Andalkan Allah dalam hal



Kebebasan Timotius
Timotius adalah orang muda yang hidupnya tidak dihalangi untuk melayani Tuhan.
Batas Kebebasan Timotius 1 Timotius 4 : 12.
Jangan seorangpun menganggap kita rendah akibat kebebasan yang kita gunakan dengan tanpa batas.
a. Jadilah teladan dalam perkataan. Ef. 5 : 19.
b. Jadilah teladan dalam tingkah laku. Yer. 16 : 17; 17 : 10.
c. Jadilah teladan dalam kasih, 1 Sam. 18 : 1.
d. Jadilah teladan dalam kesetiaan. Wahyu 2 : 10.
e. Jadilah teladan dalam kesucian.
f. Jadilah teladan dalam ketekunan. Wahyu 14 : 12.
g. Gunakan karunia yang telah Tuhan berikan. 1 Korintus 12 : 7 – 8.

KEBEBASAN DI DALAM KRISTUS DI TENTUKAN OLEH 2 HAL :
1. PENYERAHAN DIRI SECARA MUTLAK KEPADA ALLAH.
2. KETAATAN MUTLAK KEPADA FIRMANNYA

Orang yang percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadinya adalah orang yang telah di bebaskan dari belenggu dosa. Sebab dahulu setiap orang percaya tersebut adalah hamba dosa.
Dengan demikian timbul suatu pertanyaan; belenggu dosa apa saja yang telah memperbudak manusia sehingga kita harus di bebaskan oleh Tuhan Yesus?
1. Belenggu perkara / rancangan yang sia-sia. Mazmur 2:1 – 3.
2. Belenggu kegelapan, kekelaman, sengsara, pemberontakan, kesusahan, kesesakan, kecemasan. (Mazmur 107 : 10 - 14)
3. Belenggu perempuan jalang. (Pkh. 7 : 26)
4. Belenggu kelaliman. (Yesaya 58 : 6) 

Jumat, 03 Oktober 2014

Renungan milik Ikka - Saat Teduh


Firman : Kejadian 50 : 15 – 21
Thema  : Pengampunan Yang Tulus

Saudara – saudara yang Tuhan Kasihi. Dalam pembacaan kita pada saat ini pada ayat 15 – 18, di situ ada keraguan,kebimbangan diantara saudara – saudara Yusuf setelah ayah mereka meninggal. Walaupun Yusuf telah mengampuni saudara – saudaranya.

Saudara – saudara yang Tuhan Kasihi, apa yang membuat saudara – saudara Yusuf ragu akan pengampunan yang telah diberikan Yusuf kepada mereka ?
Itu karena saudara - saudara Yusuf merasa atau berpikir bahwa kejahatan yang telah mereka lakukan terhadap Yusuf sangat besar.
Itulah yang membuat mereka khawatir dan takut kepada Yusuf, kita dapat membacanya dalam ayat 16 dan 17. Pada saat Yusuf mendengar apa yang disampaikan saudara – saudaranya maka hati Yusuf sangat sedih karena Yusuf merasa benar – benar telah mengampuni saudara – saudaranya dengan tulus seperti thema renungan kita pada saat ini yaitu Pengampunan Yang Tulus.

Saudara – saudara yang Tuhan Kasihi, dalam ayat ke 19, Yusuf merasa dia tidak layak untuk menghakimi saudara – saudaranya.
Bacaan kita pada saat ini menolong kita untuk kita belajar dari kisah Yusuf agar kita juga mau mengampui sesama kita dengan Tulus, sebesar apapun kesalahan yang di lakukan sesama kita.. kita pasti mampu mengampuninya jika kita memohon penyertaan Tuhan kepada kita.

Saudara – saudara yang Tuhan Kasihi, kita sebagai manusia biasa kadang kita mau di ampuni atau bahkan di maafkan atas kesalahan kita kepada sesama.. tapi sebaliknya kita sulit untuk mengampuni dan memaafkan orang lain,
Sekali lagi kita belajar dari kisah Yusuf bahwa kita tidak layak untuk menghakimi sesama kita karena itu adalah haknya Tuhan.

Mari kita minta pertolongan Tuhan agar kita dimampukan untuk mengampuni dan mengasihi sesama kita dengan Tulus.
Amien J

Renungan Milik Ikka




Firman  : Yeremia 1 : 4 – 10
Thema  : Tuhan, Utuslah Aku

Saudara – saudara yang Tuhan kasihi, ketika kita ingin membaca alkitab bukan sekedar membaca tetapi pasti kita berusaha untuk mengerti setiap kata – kata atau kalimat yang kita baca dan yang lebih penting lagi untuk kita memahaminya.
Bacaan kita pada saat ini yang terdapat pada Yeremia 1 : 4 – 10 dibawa thema “Tuhan, Utuslah Aku”.

Saudara – saudara yang Tuhan kasihi, bacaan kita mengisahkan bagaimana Tuhan Allah menyapa seorang pemuda bernama Yeremia.
Allah mendatangi Yeremia melalui firman Tuhan, dimana Allah menyatakan bahwa sejak ia masih di dalam rahim ibunya, Tuhan telah mengenalnya. Itu dapat kita baca pada ayat 5.
Dari sapaan Allah tersebut, Yeremia menyadari bahwa Ia telah begitu dikenal dan dipersiapkan secara khusus untuk menjadi seorang nabi bagi bangsa – bangsa, jika Allah berfirman aku telah mengenal engkau dan menetapkan engkau menjadi nabi bagi bangsa – bangsa.
Maksudnya adalah pilihan Allah tidak salah. Pilihan Allah atas nabi Yeremia merupakan pilihan yang matang, bukan menurut ukuran manusia atau dunia tapi menurut ukuran Allah. Berarti panggilan dan pengutusan Allah bukan didasarkan pada pengalaman atau kehebatan manusia tetapi panggilan Allah bagi Yeremia yang masih muda karena kasih karunia Allah sendiri.

Saudara – saudara yang Tuhan kasihi, jika demikian bukankah tidak mustahil apabila melalui bacaan kita pada saat ini mengenai kisah panggilan nabi Yeremia inipun, Allah secara khusus memanggil dan menetapkan kita sebagai nabi – nabi modern masa kini.

Saudara – saudara yang Tuhan kasihi, bagaimana sikap kita dalam menjawab panggilan Allah setelah kita membaca Firman Tuhan pada saat ini.
Apakah kita terbuka untuk menjawab panggilan Allah itu ?
Melalui Firman Tuhan yang ditujukan pada Yeremia patut kita renungkan sebagai firman yang ditujukan juga kepada kita, dimana sebelum kita terbentuk dalam rahim ibu kita, kita telah dikenal oleh Allah. Dan sebelum kita keluar dari kandungan ibu kita, Allah telah menguduskan kita.

Saudara – saudara yang Tuhan kasihi, maukah kita belajar dari nabi Yeremia untuk menjadi pelayan Allah yang bekerja diladangnya dengan berbagai latar belakang kita, profesi kita, pengalaman kita atau justru kia bersikap seperti nabi Yeremia yang awalnya berusaha mengelak dari tugas panggilan itu ?
Dengan memberi jawaban seperti pada ayat 6..
Dan kita akan mendapat jaminan yang pasti dari pada Tuhan.. kita dapat membacanya pada ayat yang ke 7..

Saudara – saudara yang Tuhan kasihi, kesetiaan dan ketaatan seorang pelayan adalah dasar panggilan Allah. Sikap itu yang dituntut oleh Allah. Selain sikap setia dan taat, Allah pun menuntut dari diri hambanya yaitu kesediaan untuk berkorban waktu, kerelaan menerima baik dan buruk, suka dan duka. Selain itu sebagai pelayan atau hambanya kita harus dengan ikhlas menanggung juga berjuang untuk tidak goyah di tengah badai dunia yang menerpa kita.

Saudara – saudara yang Tuhan kasihi, banyak yang dipanggil namun sedikit yang dipilih. Maka dari itu kita harus bersyukur karena kita adalah orang – orang yang dipilih, kita harus menikmati panggilan Tuhan dan utusan Tuhan bagi kita. Serta kita harus mampu menghilangkan sifat – sifat iri, emosi, egois dan lain sebagainya dalam tugas dan tanggungjawab kita sebagai seorang pelayan.
Yang pasti tidak sedikit kita yang punya alasan ketika di pilih oleh Tuhan, bukan hanya tidak bisa berbicara seperti halnya Yeremia tapi juga kita akan mempunyai alasan dimana memiliki kesibukan sebagai penghalang utama. Kita lebih mementingkan kesibukan dunia dibandingkan dengan merespons panggilan Tuhan kepada kita.
Pada saat ini saya mau mengajak kita semua untuk menyadari bahwa ketika Tuhan memilih dan mengutus kita maka kita harus yakin dan percaya bahwa Tuhan tahu bahwa kita mampu dan Tuhan juga yang akan memampukan kita.
Amien

Selasa, 19 Agustus 2014

Nasihat Untuk Orang Muda



Baca: Mazmur 119:1-16

“Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu.” Mazmur 119:9
Untuk menjadi anak muda yang memiliki kualitas hidup seperti Daniel, Yusuf atau Timotius, seorang muda harus belajar bertanggung jawab dalam segala hal. Apa pun yang menjadi tugasnya harus dikerjakan dengan baik dan tuntas.
Bila kita seorang pelajar, kita harus tahu tanggung jawab dan tugas kita yaitu belajar dengan sungguh-sungguh; bila kita seorang karyawan atau pekerja, kita harus bertanggung jawab dengan perkerjaan yang kita dipercayakan kepada kita, jangan main-main dan sembrono. Alkitab menyatakan, “Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga, karena tak ada pekerjaan, pertimbangan, pengetahuan dan hikmat dalam dunia orang mati, ke mana engkau akan pergi.” (Pengkotbah 9:10). Selain itu, seorang mudah arus belajar untuk menghargai otoritas. Otoritas tertinggi ada pada Tuhan, berarti kita harus menghormati Tuhan dan taat kepada firmanNya. Karena itu pemazmur menegaskan bahwa untuk dapat mempertahankan kelakuan kita tetap bersih, hanya ada satu jalan. “Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu. Dengan segenap hatiku aku mencari Engkau, janganlah biarkan aku menyimpang dari perintah-perintah-Mu.” (Mazmur 119:9b-10).
Seorang muda juga harus belajar patuh dan menaruh rasa hormat kepada orangtuanya! Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, godaan dan pengaruh dari dunia ini juga semakin gencar. Hal-hal yang berbau pornografi begitu muda didapat melalui fasilitas internet yang in menjamur di mana-mana. Seorang muda harus mampu menolak segala keinginan duniawi yang bertentangan dengan kehendak Tuhan. Untuk mempertahankan hidup dalam kekudusan itu, dibutuhkan tekad yang kuat dalam diri kita, karena orang-orang seperti itulah yang kelak menjadi alat-alat yang dipakai oleh Tuhan untuk setiap pekerjaan yang mulia. Demikianlah firman Tuhan, “Jika seorang menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia.” (2 Timotius 2:21)

Jadilah orang mudah yang mampu menjadi teladan dalam segala hal!

iseng - iseng

blog itu bukan saja tempat buat posting tugas atau lain sebagainya..
tapi blog juga bisa dijadikan tempat buat curahin semua yang kamu rasakan, entah dalam menjalani kehidupan, maupun tentang cinta.

berbicara tentang cinta :)
cinta itu anugerah
cinta itu sesuatu
cinta adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi
cinta adalah suatu perasaan yang positif dan diberikan pada manusia atau benda lainnya

pokoknya banyak defenisi tentang cinta
di saat jatuh cinta, seseorang akan melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak pernah dia lakukan.
di saat jatuh cinta, seseorang akan dengan mudah merubah sikap
di saat jatuh cinta, seseorang akan merasa semua hal itu INDAH

itulah yang sering akyu lakuin loh kalau lagi jatuh cinta, hehehehehe
semua terasa INDAH, namun INDAH itu hanya sesaat saja ! sesaat seperti di mana kita sedang jatuh cinta,
ketika CINTA itu sudah sirna, semua akan terasa buruk.
seburuk dunia kiamat kayaknya .hahahaha

mungkin apa yang akyu ketik dalam blog ini hanya sesuatu yang sebenarnya kagak penting - penting amat, soalnya akyu ketiknya di saat lagi bosan jadi yah ketik - ketik aja dah !
hahahahahahahaha

Exzis waktu jalankan tugaz






duduk jaga stand Kabupaten Kupang
menyenangkan, tapi lumayan membozankan cz pameran tahun ini kurang rame en kurang zeru ! hehehe
tetep zemangat zah buat akyu .hahahaha